Sosiologi Minggu-4: FEMINISME

 FEMINISME SOSIALIS





Definisi Teori Feminisme

      Definisi “feminisme” menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) yaitu gerakan wanita yang menuntut persamaan hak sepenuhnya antara kaum wanita dan pria. Teori feminisme muncul dari dasar perbedaan gender dimana perempuan kerap diperlakukan berbeda dari mereka yang bergender laki-laki dan hal ini menjadi dasar pergerakan feminisme. Feminisme memiliki asal kata femme yang berarti perempuan, dimana ini adalah sebuah gerakan atau aktivitas perempuan yang memperjuangkan keseimbangan gender antara perempuan dan laki-laki untuk mendapatkan haknya dalam masyarakat sosial. Tujuan dari gerakan feminisme ini adalah tercapainya kesetaraan dan kesamaan hak serta kewajiban yang diterapkan pada semua gender yaitu perempuan dan laki-laki.


  • Konsep Aliran Feminisme Sosialis 
Feminis sosialis menekankan pada aspek gender dan ekonomis dalam penindasan atas kaum perempuan.          

    Menurut persfektif feminisme sosialis, kapitalisme dan patriarkhi merupakan ideologi yang menyebabkan terjadinya penindasan terhadap kaum wanita. Feminisme sosialis juga mengemukakan bahwa penindasan struktural yang terjadi pada perempuan meliputi dua hal, yaitu penindasan di bawah kapitalis dan penindasan di bawah patriarki, yang kemudian menjadi penindasan kapitalis patriarki atau disebut dominasi. Hal itu terungkap dalam dua teori yang dikembangkan oleh persfektif ini, yaitu teori sistem ganda (dual system theory) dan teori sistem menyatu (unifiedsystem). Teori sistem ganda memandang persoalan penindasan kaum wanita dari dua ideologi yang berbeda yaitu kapitalisme dan patriarki. Sedangkan teori sistem menyatu adalah gabungan dari berbagai konsep mengenai apa yang menyebabkan penindasan terhadap kaum wanita di masyarakat.


 Ada beberapa inti pemikiran feminisme sosialis yaitu:

 1.Wanita tidak dimasukkan dalam analisis kelas, karena pandangan bahwa wanita tidak memiliki hubungan khusus dengan alat-alat produksi.

2.Ide untuk membayar wanita atas pekerjaan yang dia lakukan di rumah. Status sebagai ibu rumah tangga dan pekerjaanya sangat penting bagi berfungsingnya sistem kapitalis.

3.Kapitalisme memperkuat sexism, karena memisahkan antara pakerjaan bergaji dengan pekerjaan rumah tangga (domestik work) dan mendesak agar wanita melakukan pekerjaan domestik.

  • Analisa Fenomena Masyarakat 

Feminisme sosialis penekanan pada system kapitalis atau perempuan berada di bawah laki-laki. Ada beberapa fenomena dari aliran feminisme sosialis yang terjadi di masyarakat :

1.Pembagian kerja, laki-laki bekerja pada sector yang bersifat produktif serta memilki pendapatan yang lebih besar, sedangkan perempuan bekerja pada sector domestik yang tidak produktif dengan pendapatan yang sedikit.

2.Kasus TKW, menurut pandangan feminis sosialis terhadap kasus ini adalah bentuk penindasan perempuan dengan perangkat relasi sosial yang kompleks. Penyebabnya ada ketimpangan relasi ekonomi, peran dan identitas gender yang telah terwujud menjadi tradisi dan struktur sosial serta relasi kekuasaan.  

Komentar

Postingan Populer